Angka Partisipasi Murni (APM) SD/MI/ PAKET A




     APM adalah proporsi penduduk pada kelompok usia jenjang pendidikan tertentu yang masih bersekolah terhadap penduduk pada kelompok umur tersebut. Sejak tahun 2007, Pendidikan Non Formal (Paket A, Paket B, dan Paket C) turut diperhitungkan. Sedangkan kegunaan atau tujuan pengukuran APM adalah untuk mengukur daya serap sistem pendidikan terhadap penduduk usia sekolah. 
     APM di suatu jenjang pendidikan didapat dengan membagi jumlah siswa atau penduduk usia sekolah yang sedang bersekolah dengan jumlah penduduk kelompok usia yang berkaitan dengan jenjang  sekolah tersebut.APM menunjukkan seberapa banyak penduduk usia sekolah yang sudah dapat memanfaatkan fasilitas pendidikan sesuai pada jenjang pendidikannya. Jika APM = 100, berarti seluruh anak usia sekolah dapat bersekolah tepat waktu.

Berdasarkan grafik diatas  pada Tahun 2016 menunjukkan bawah  provinsi dengan proporsi APM yang terdiri dari SD/MI/Paket A,  tertinggi terdapat di provinsi D. I. Yogyakarta yang berjumlah 99.23  APM dari SD/MI/Paket A. Sedangkan yang terendah terdapat di provinsi Papua  yang  berjumlah 78.56 dari APM/SD/MI/Paket A.