ANGKA BUTA HURUF 15+



     Buta aksara adalah ketidakmampuan membaca dan menulis baik bahasa Indonesia maupun bahasa lainnya. Buta aksara juga dapat diartikan sebagai ketidakmampuan untuk menggunakan bahasa dan menggunakannya untuk mengerti sebuah bacaan, mendengarkan perkataan, mengungkapkannya dalam bentuk tulisan, dan berbicara. Dalam perkembangan saat ini kata buta aksara diartikan sebagai ketidakmampuan untuk membaca dan menulis pada tingkat yang baik untuk berkomunikasi dengan orang lain, atau dalam taraf bahwa seseorang dapat menyampaikan idenya dalam masyarakat yang mampu baca-tulis, sehingga dapat menjadi bagian dari masyarakat tersebut.
Proporsi dari semua anak yang masih sekolah pada suatu kelompok umur tertentu terhadap penduduk dengan kelompok umur yang sesuai.Sejak Tahun 2009, Pendidikan Non Formal (Paket A, Paket B, dan Paket C) turut diperhitungkan.
 Berdasarkan grafik diatas  pada Tahun 2016 menunjukkan bawah provinsi penduduk yang buta huruf  dari umur 15+  tahun. Tertinggi terdapat di provinsi Papua yang berjumlah 29.17yang buta huruf dari umur 15+, Sedangkan yang terendah  terdapat di provinsi Sulawesi Utara yang  berjumlah 0.37yang buta huruf dari umur 15+,.